Ayo Bangkit sobat..!!!!!

MENEMUKAN JATI DIRI YANG SESUNGGUHNYA

Pagi hari yang indah diawali dengan suara tape Gema yang keras

Tapi percayakan hatimu padaku bila kau inginkan ku akan slalu menjaganya percayakan aku untuk jadi bingkai hatimu.

Gema pasang music jangan keras-keras, pagi-pagi ko sudah pasang music keras-keras”, teriak mama. “ya mom”, teriak gemma.

uhf nggak bisa liat anaknya seneng nich, hai nama ku gema, aku anak ke terakhir dari 2 bersaudara , aku anak laki-laki satu-satunya dan kakak ku anak perempuan satu-satunya. Kata orang sich aku ganteng, imut nd manis. O ya tadi itu yang teriak mamaku yang klo dah bawel malez dengerinnya, tapi walaupun begitu aku masih tetap sayang sama beliau…

tak lama kemudian “gema cepat turun sarapan, nanti kamu telat loh”, teriak mama memanggil. “iya mom ini juga dah mo turun”, teriak gema sambil turun menuju ruang makan. “mom aku berangkat dulu ya”, ucap gema setelah meminum setengah gelas susu sambil mencium tanggan mamanya, “kamu nggak sarapan dulu”, ucap mamanya.nggak mom, minum susu ja juga dah cukup ko, lagian gema juga dah telat nie”, ucap gema sambil berjalan setengah berlari menuju pintu keluar…

Di ruang kelas

Kriiiiing…. Bel masuk berbunyi. Tak lama kemudian pak Gandi (guru yang terkenal paling serem) pun tiba. Seisi kelas yang tadinya berisik tiba-tiba berubah menjadi hening….

Selamat pagi anak-anak”, sapanya dengan nada sedikit ngebas sambil menulis soal matematika di papan tulis lalu melihat-lihat daftar absen. “uuuccchhh…. Pasti sedang mencari mangsa nie”, gerutu Gema dalam hati. “pasti gue nie yang disuruh maju, duh semoga ja bukan”, hati gema mulai resah ketakutan karena sudah langganan.. “Doni gemasetiya!!!”, seru pak Gandi. “tuh kan bener!!!, mampus dech gue mana belum belajar lagi”, seru gema dalam hati. Gema berjalan pasrah meraih spidol dan mulai menuliskan rentenan rumus limit. Tiba-tiba suara ketukan pelan dari arah pintu, pak Gandi pun baranjak dari tempat duduknya membukakan pintu lalu keluar…

Tak selang beberapa menit beliau pun masuk kembali tapi kali ini tidak sendirian, tetapi bersama…….. seisi kelas tiba-tiba serentak langsung menatap ke satu arah. “gilaaaaa!!!, cakep banget tuh cewe dah kaya bidadari….!!!”, teriak gema dalam hati. Sampai-sampai spidol yang dipegangnya jatuh dari tanggannya, hingga teman-temannya yang menyadari hal tersebut hanya bisa menahan tawa, takut pak Gandi marah. Sesaat gadis cantik berkulit putih dengan rambut tergerai hitam berkilau itu benar-benar menyita perhatian seisi kelas tapi tba-tiba suara deheman memecahkan keheningan tersebut . “ehem…. Anak-anak kalian kedatangan siswi baru, pindahan dari Depok menngikuti orang tuanya yang pindah dinas.untuk perkenalan selanjutnya bapak serahkan kepada Linda… Ayo linda silakan….”seru pak Gandi. Perlahan gadis itu mulai membuka suara… “Nama gue Linda.. nama lengkap gue Melinda reinita, seperti yang udah pak Akbarkasih tau tadi gue pindahan dari Depok”, ucap Linda.

ni cewe judes banget padahal diakan anak baru” pikir gema. “eh…. gue mo Tanya donk!!”, seru Sefy tiba-tiba. Cewe yang bernama Linda itu mengangguk. “inikan dah kelas tiga , loe ko mau aja sih pindah sekolah, g’repot tuh.. ?”, Tanya Sefy cuek.. Linda menyunggingkan senyuman sinisnya sambil menjawab pertanyaan dari Sefy “gue juga tau ini kelas tiga, klo masalah repot tergantung pribadi masing-masing, soal kenapa gue mau…. Itu kayanya privacy gue dech..”, sahut Linda santai. “ooooo privacy……”, jawab anak-anak serentak. “waktu di 

sekolah lama lo, lo ngambil jurusan apa?”, Tanya murid yang lainnya. “ya IPA lah… please dech… gue kan masuknya ke kelas ini, kelas ini kelas IPA kan? Klo misalnya w IPS or BAHASA nggak mungkin w nyasar kesini-sini..”, jawa Linda. Begitulah anak kelas tiga IPA! Klo sudah kedatangan murid baru, pertanyaan-pertanyaan yang di tujukan kepadanya pasti akan terus bermunculan sampai akhirnya pertanyaan Deril (si playboy) tentang Linda dah punya pacar pa nggak sontak membuat pak Gandi menyudahi forum pertanyaan dan menyuruh Linda duduk disebelah Irfan tepatnya didepan Gema. Lalu pak Gandi keluar kelas setelah yach… sedikit cuap-cuap tentunya.

Kriiiiiing bel pulang sekolah berbunyi, anak-anak berhamburan keluar kelas untuk pulang di kelas tinggal Gema dan Linda, Gema mencoba menyapa Linda “hai… Lin btw lo dijemput yach..?”, Linda pun menoleh sebentar dan mengangguk pelan. “bareng yuk ke depannya !”, ajak Gema . “emank loe ijemput juga?”, jawab Linda ketus. “enggak gue bawa kendaraan sendiri ko..!”, jawab Gema masih berusaha ramah. “oooo… loe..?!!!”, Linda menggatungkan kata-katanya. Tak lama kemudian “gue Gema , Doni gemasetiya…”, Gema menyodorkan tangan untuk memperkenalkan diri. “ooo… iya… iya… w inget.. kita bisa langsung ke depan?”, Tanya Linda tanpa menghiraukan uluran tangan perahabatan itu.

Gema malu abis digituin! Dengan wajah yang super merah Gema mengangguk kemudian berjalan dibelakang Linda. “uuh.. nie cewe angkuh banget.. amit.. amit.. dech dari tadi gue dijudesin mulu… tapi, gue nggak boleh nyerah”, pikir Gema. Ia kemudian mengejar langkah Linda dan berjalan disampingnya.

Bersambung……….

One response

  1. lanjutin gy donk ceritanya

    September 20, 2010 pukul 4:40 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s